Prodig - Komunitas Proyek Digital
Selamat datang di ProDig!
Di sini adalah tempat untuk berbagi proyek (game, seni, program, dan situs).
Di sini Anda juga bisa mendapatkan hal lainnya seperti permainan, berbagi karya, ilmu pengetahuan, kesenangan, dan sebagainya. :)

Ayo daftar lalu langsung login tanpa perlu konfirmasi email sama sekali :D!
Prodig - Komunitas Proyek Digital

Tempat untuk berbagi proyek digital : Situs, Game, Seni, Program
 
CalendarPortalHomeRulesSearchFAQMemberlistUsergroupsRegisterLog in
Welcome to the ProDig, Guest!

 
 

 [In Concept] The Princess Warrior

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Alissa
Ngacay Princess


Status : Ngacay :v
Posts : 424
Chips : 4175
Power : 14
Join date : 2010-09-22
Location : Antara ada dan tiada :-
Badge :

PostSubject: [In Concept] The Princess Warrior   
Sat Jul 09, 2011 10:32 pm



Title: The Princess Warrior
Genre: RPG, plus setengah VN plus setengah adventure :hammer:

Story (diringkas dikit, 2 chapters):
Quote :
[Chapter 1]
Alkisah suatu negara besar bernama Odinesia dengan bentuk negara kerajaan. Rakyatnya menyembah kepada Dewa Odin, sebagai Tuhan. Begitu pula dengan negara-negara lain. Pemerintahan kerajaan Odinesia pertama kali dipegang oleh raja pertamanya, bernama Awalodin. Pada zaman pemerintahan ini, suasana masih dalam keadaan makmur.

Setelah Raja Awalodin wafat, pemerintahan digantikan oleh putranya sebagai raja kedua. Dan seterusnya hingga raja keempat yang bernama Alaodin.

Pada masa pemerintahan Raja Alaodin, sekelompok anggota suatu jaringan kelompok teroris dari negara lain yang bernama Gazadin datang dan berpura-pura bekerja di istana kerajaan Odinesia. Di balik itu, mereka diam-diam melakukan korupsi dengan berbagai cara. Bahkan beberapa pejabat lainnya juga terpengaruh.

Kejadian ini membuat keuangan negara Odinesia merosot. Raja Alaodin membuat kebijakan baru namun justru menimbulkan terjadinya kemiskinan dan kasus-kasus kriminal yang terus meningkat. Karena banyak rakyat yang mengeluh, mereka menuntut Raja Alaodin turun dari tahtanya dan akhirnya Raja Alaodin menyerahkan tahtanya kepada putranya, Badarodin.

Pada masa pemerintahannya, datanglah seorang janda asing dengan nama samaran Seraphodin. Sebenarnya ia adalah seorang elf dengan nama asli Liu Meifeng (劉美鳳) dari negara para elf, bernama Elfis.

Sebelum datang ke Odinesia, Seraphodin menyembunyikan nama asli dan penampilan elf-nya. Ini dilakukan karena rakyat Odinesia tidak ingin ada elf di negaranya.

Raja Badarodin tidak segan-segan menerima untuk menikah dengan Seraphodin dan melahirkan seorang putri tunggal dengan nama asli Liu Ying (劉英) yang juga merupakan elf, seperti dirinya. Tidak seperti rakyatnya, Raja Badarodin tetap mempertahankannya. Dengan penuh rasa syukur, Raja Badarodin dan Seraphodin sangat menyayangi anaknya dan senantiasa memanjakannya.

Sampai pada usia 8 tahun, anaknya diangkat menjadi seorang putri mahkota Kerajaan Odinesia; dengan mengenakan tiara mewah, penampilannya menjadi sangat anggun dan menarik perhatian seluruh rakyatnya. Akan tetapi sampat saat ini dan seterusnya nama aslinya disamarkan dan tidak diketahui siapapun, bahkan ia belum mempunyai nama panggilan. Namun oleh teman akrabnya yang bernama Dorothy Astatin, ia diberi nama samaran Alissa, sebagai nama panggilannya pula.

Pada saat berusia 23 tahun, secara tidak sengaja Putri Alissa berhasil mengungkap kasus korupsi secara gamblang yang selama ini menyengsarakan Odinesia. Maka Putri Alissa mendapat penghargaan dan kepercayaan dari masyarakat.

Untuk menanggulangi korupsi, Putri Alissa mendirikan organisasi OCW (Odinesia Corruption Watch) untuk memantau dan menangani korupsi. Banyak kasus korupsi yang telah terungkap oleh OCW; Putri Alissa semakin dipercaya. Namun ini masih belum cukup untuk memberantas korupsi sampai akarnya.

Setelah berhasil “menyuntikkan” korupsi di antara pejabat-pejabat negara, kelompok teroris membentuk tim gerilyawan yang bertujuan untuk membunuh Putri Alissa. Mereka datang dan langsung menyerang istana kerajaan secara tiba-tiba. Namun Putri Alissa tidak gentar dan akhirnya berhasil menaklukan para gerilyawan dengan sedikit bantuan panglima kerajaan dan para pengawalnya.

Pada suatu ketika berjalan sendiri di suatu tempat di luar istana, Putri Alissa terkejut melihat ibunya tergeletak dan sudah tidak bernyawa lagi. Dengan keadaan ini, kelompok teroris mengirimkan seorang janda asing yang bernama Selenia, bersama kedua anaknya yang bernama Lucy Vera dan Afghan Shaherodin, yang sedikit lebih muda dari Putri Alissa, untuk menikahi Raja Badarodin sehingga ia menjadi ratu penggantinya.

Karena penampilan dan sikapnya menarik perhatian beliau, Raja Badarodin tidak segan-segan menerimanya untuk menikah, sehingga Lucy Vera dan Afghan Shaherodin menjadi saudara tiri Putri Alissa. Dan seterusnya Putri Alissa tinggal bersama keluarga baru ini, sebagai anak yang paling “sulung”.

Ratu Selenia dan kedua anaknya sebelumnya telah membuat rencana untuk menjatuhkan gelar Putri Alissa secara tidak langsung. Awalnya Lucy Vera memperdayai Putri Alissa secara tidak langsung dalam berbagai bentuk.

Rencana pertama ini telah melemahkan kepercayaan Putri Alissa. Lalu Ratu Selenia merencanakan lagi sesuatu yang benar-benar membuat Putri Alissa jatuh, dengan cara diam-diam menyisipkan racun sianida ke dalam bahan-bahan yang akan digunakan untuk makanan para pegawai. Saat peristiwa keracunan terjadi, Ratu Selenia meng-frame Putri Alissa sebagai pelaku peristiwa ini. Akhirnya Putri Alissa dicabut gelarnya dan dipenjarakan. Ia pula kehilangan kepercayaan dari rakyatnya.

Sang mantan putri Alissa yang telah kehilangan gelarnya berniat untuk melarikan diri dari penjara dengan diam-diam keluar melalui suatu jalan rahasia dan akhirnya berkelana ke tempat yang sangat jauh, hanya dengan persediaan makanan sederhana dan sebilah pisau dapur yang sudah kurang tajam lagi.

Sementara itu, Kerajaan Odinesia terus mengalami kemunduran setelah masa kehadiran Putri Alissa dan krisis-krisis yang ada semakin parah.

Sementara saat Alissa berkelana, tiba-tiba ia terperosok dan terjatuh ke suatu tempat yang asing, yang terdapat banyak hewan liar. Dan ia harus bertahan di tempat seperti ini, hanya bersenjatakan pisau dapur yang dibawanya.

[Chapter 2]
Setelah bertahan di tempat tersebut, secara tak terduga Alissa sampai kembali ke istana. Ia terkejut karena ia akan dipergoki penghuni-penghuni istana karena telah melarikan diri. Kemudian datanglah teman dekatnya Dorothy, seorang mantan maling yang telah bebas dari penjara. Dengan kemampuan Ninja yang handal, ia berusaha menculik Alissa secara diam-diam dengan tujuan kebaikan karena ia prihatin dengan nasib ketidakadilan yang dialami Alissa. Dan sebelumnya Dorothy sempat mengetahui bahwa perlakuan yang dialami Alissa sebetulnya merupakan skenario rencana yang dilakukan Ratu Selenia dan anaknya.

Melihat kejadian ini, Lucy Vera langsung berteriak “Penculik!”. Ratu Selenia beserta para pengawal turun tangan menghadapi seorang diri Dorothy. Meskipun pertarungan satu lawan banyak tersebut tidak memungkinkannya untuk menang, Dorothy tetap tidak gentar menghadapinya dan berusaha mengelabui mereka, sementara Alissa berada di sisinya sebagai “korban” pertarungan.

Dorothy akhirnya menyerah dalam pertarungan dan langsung melarikan diri dengan membawa Alissa di pangkuannya. Ratu Selenia beserta para pengawal dan prajurit berusaha mengejarnya. Dorothy dan Alissa tiba-tiba terpental dan terpisah jauh. Dan lagi-lagi Alissa terperosok ke tempat lain yang asing.

Sampai suatu ketika, tanpa sengaja Alissa memasuki suatu altar kuno yang sangat megah. Dan di depannya terukir patung Dewa Odin yang sangat besar. Alissa berlutut menyembah Dewa Odin dan berdoa. Lalu tiba-tiba mata patung Dewa Odin bersinar dan altar berguncang; Alissa terkejut. Dan tiba-tiba muncullah suara bergema yang berkata, “Engkau diutus...”

Alissa mendengarnya dan mengetahui suara tersebut berasal dari patung Dewa Odin. Ia langsung berlutut lagi dan berkata, “Odin Bapa Yang Mahakuasa, apa yang akan aku lakukan...?”

“Engkau diutus untuk menyelamatkan umat manusia di Kerajaan Odinesia. Kerajaan Odinesia sekarang berada dalam kekuasaan yang jahat,” kata Dewa Odin, “maka dari itu, terimalah dua pedang suci dan pakailah. Engkaulah yang akan menentukan nasib umat Kerajaan Odinesia.”

Begitu Alissa memegangnya, tiba-tiba dua pedang suci yang bernama Twin Aegis bersinar, dan Alissa menjadi seorang ksatria suci (Holy Knight) yang akan berjuang menyelamatkan Kerajaan Odinesia.

Character Profiles:
Quote :
1. Alissa Liu (not real name)
Age: 23
Job: Princess / Ex-Princess / Holy Knight
Special Weapons: Rusty Knife, SCORPION (Princess / Ex-Princess), Twin Aegis (Holy Knight)
Spoiler:
 

First Princess of Odinesia Kingdom with real name Liu Ying (劉英), and daughter of second king of Odinesia, King Badarodin, and his wife, Seraphodin. She also has her stepmother, Selenia, with whom King Badarodin has remarried after death of Seraphodin, her stepsister, Lucy Vera, and her stepbrother who is third king of Odinesia, Afghan Shaherodin.

Her mother is actually an elf, and so Alissa is. But Odinesian people don’t like elves live with them. So before meeting and marrying King Badarodin, her mother had undergone surgery to transform her ears into human ear form in order to conceal her elf appearance. And so Alissa did after her birth. Alissa is skilled in archery since she has learned from her mother. This because majority elves have archery skills.

While wandering after escaping from Odinesia Palace, she entered a large altar with Odin Statue in front of her. Suddenly the altar shakes and the sound of Odin from the statue said that Alissa was chosen to save people of Odinesia Kingdom. And finally she received Twin Aegis, a pair of light sabers from Odin, and she became a Holy Knight who will fight against terrorists from Gazadin and save Odinesian people from many threats.

Becoming a Holy Knight is more than just becoming an ordinary knight. As a Holy Knight, Alissa has been graced Samurai and Lancer skills by Odin. Moreover, unlike Knights, Samurais, and Lancers, she also got ability to use a pair of swords and balanced behavior. However her archery skills are still present.


2. Dorothy Astatin
Age: 22
Job: Thief (in background story) / Ninja (aka Assassin)
Special Weapon: Keris
Spoiler:
 

Alissa’s closest friend and ex-thief who was jailed after having robbed at a house. She has well-trained thievery skill because she originated from a poor family; that condition encouraged her to do thefts. From her thievery skill, she also has learned Ninja skill very well because of her agility.

Paying attention to Alissa, Dorothy attempted to kidnap Alissa when Alissa returned to the palace and wanted to leave her inharmonious family again, and bring her to safe place. Unfortunately she failed since she and Alissa accidentally fell to separate places.


3. Justin Minder
Age: 19
Job: Cleric (aka Sorcerer)
Spoiler:
 

A young brilliant hero, son of Leon Mesh, who works as fisherman. He was born with superior intelligence and he likes reading any books, so he has plenty of knowledges. He serves as a cleric in a church which is near harbor where his father usually goes fishing.

While he was helping his father doing fishing with a row boat, suddenly a gang of pirates from Sanalia approached Justin and his father. They named themselves Pirates of The Sanalian. Then Justin and his father was kidnapped by the pirates as their hostages because they had “illegally” crossed Samalia Border and hadn’t paid tax.

Seeing this event, a woman from unknown place named Madam Agatha The Summoner summoned Leviathan, a giant sea monster in order to fight Pirates of The Sanalian and rescue their hostages. Finally the pirates were defeated and the hostages were successfully rescued. After that, Justin and Madam Agatha decided to join Alissa’s party to assist in her great mission.


4. Listra Gunmanner
Age: 25
Job: Special Ops
Spoiler:
 

A well-known special ops from Special Detachment 12, an Odinesian detachment to fight against terrorists and alumnus of Seaborg Military Academy. From the academy, she is skilled in using all types of guns, such as crossbows, handguns, shotguns, assault rifles, sniper rifles, and rocket launchers.


5. Winda Stormwalker
Age: 17
Job: Dancer
Special Weapon: Winda Fighting Fans
Spoiler:
 

A famous young dancer with pretty body and appearance. Since she was kid, she loves dancing even in various types. When she was kid, she was a fan of Maike Jensen, a well-known professional dancer; she learned dancing from him. And then she becomes an idol of Odinesian people that has performed dance shows in several places.

A special characteristic of Winda is that she always brings two fans. She loves dancing with her fancy fans. Because of her fans and dancing skill, she is very agile in fighting; her agility is outstanding.


6. Madam Agatha The Summoner
Age: 40
Job: Summoner
(sori lom ada gambar ngawurnya :P)

A woman who rescued Justin Minder and his father from Pirates of The Sanalian. She was born as an indigo human who can use such an instinct as her “sixth sense” to predict what will happen.

Madam Agatha can also talk with something that ordinary persons can’t see and feel. She can cast spells by summoning monsters and spirits, such as Ifrit, Leviathan, Cyclops, Seraph and Lich. And she has balanced energy in her body that enables her to cast lightning magics.


7. Prof. Albadr Wewewstein
Age: 55
Job: Engineer
Special Weapon: Portable Time Machine
Spoiler:
 

An old scientist who has invented time machine. He got Professor title after his graduation from Yterban University in Odinesia and his research.

When doing a research, unexpectedly he found something that violates existing relativity theory. With the “something”, he was able to freely manipulate space and time; he was able to make the world fast, slow, and freezed, and also to teleport by freezing time. And it led to his time machine invention.

EDIT: sebagian karakter2 sudah dibuat artnya, silakan liat galeri di: http://www.facebook.com/media/set/?set=a.1617232689732.67406.1803831812

Okay, diminta komen2 kl bisa yah... XD
tapi selain dari nama2 tokoh yang epic ya =))





SIGGY KOSONG
Back to top Go down
View user profile https://bungatepijalan.wordpress.com
 

[In Concept] The Princess Warrior

View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Prodig - Komunitas Proyek Digital  :: Project Chamber :: Game Creation :: Game Construction-
Jump to: